Menunggu jadi Sempurna

Apakah anda pernah menginginkan sesuatu. ” Ah, aku sudah capek bekerja sebagai karyawan, ingin buka usaha sendiri. Tapi … tabunganku belum cukup, hutangku masih banyak, rumah masih kontrakan. Tunggulah 3 tahun lagi. Setelah 3 tahun berlalu, ditanya teman” Gimana, jadi buka usaha sendiri? Gimana ya … jawabannya masih sama : tabungan belum cukup, anak-anak butuh biaya sekolah banyak. Hutang bukannya berkurang malah nambah. Ya belum siap …”. ” Dan tahun-tahun berikutnya beban bertambah , semakin sulit mengatur keuangan.

Kenapa belum bertindak juga ? Karena kita sudah melihat kekurangan kita. Kurang uang, tidak bisa bergaul, tidak tahu harus memulai dari mana, nanti kalau gagal gimana?  Semakin banyak kekurangan yang berusaha kita lihat, semakin berat kita melangkah. Pikiran kita berkata :”Ah, mana mungkin kamu berhasil. ini daftar kekurangan yang ada di diri kamu. Tidak mungkin berhasil.”

Mungkin kalau Thomas Alva Edison menunggu menjadi siap, tidak pernah ada bola lampu. Ia memulai dengan ribuan kali kegagalan, karena tidak pandai. Bacalah kisah orang-orang besar, yang memulai sukses dengan segala kekurangan yang dimiliki saat itu tapi terus berusaha.

Anda tidak pernah keluar dari hutan kalau tidak berusaha mencari jalan keluarnya. Entah di perjalanan nanti bertemu dengan harimau, ular atau jurang seberapa sulitnya teruslah melangkah.

Tidak ada orang yang sempurna, janganlah berharap menjadi sempurna, baru mulai sesuatu. Lakukan saja apa yang bisa anda lakukan sekarang.

Jika anda ingin trading lakukan action.

Jika anda ingin Passive Income lakukan action.

Sukses di mulai dari sekarang juga…

Suyanto Kim S. Kom MbF