Story of Me

– Waktu dan Nama, tempat sebagian tidak ingat dengan tepat, Nama sengaja disamarkan dengan tujuan menghargai privasi semua nya.

? “Kamu suka beli, aku suka jual, kamu suka pasang take profit, aku suka pasang stop loss ” – Kim 19:1 ?

Langit mendung waktu itu, tahun 2000 kalo tidak salah, samar2 dipikiranku, pulang dari kampus, suasana dingin, sambil menuju parkir motor ingin cepat-cepat sampai ke rumah.

“Kim… ,” ada suara menyapaku, gemana perkembangan organisasi internetnya, saya memalingkan muka menoleh ke belakang, melihat siapa yg memanggilku, muka orang itu asing, gue berusaha mengingat dia, o ya gue berusaha basa-basi dulu “Baik, bos, gemana kabarnya bos ?”

“Wah sama gue juga baik, sejak pesta kemaren saya kagum dengan kamu Kim”, “Oh, ya, kagum kenapa ?” sahut saya, dengan sedikit bangga di perasaan, “Ya kamu muda begini, dah berhasil dapat sponsor, kebetulan gue lagi cari2 orang yg gue ingin tawarkan bisnis baru”
“…”

Lalu kami terlibat percakapan membosankan kira2 5 menit-10menit, namun satu hal yang saya ingat dia bilang dia kerja freelance di Forex House, dan untuk menghargai dia saat itu , dia mengasih kartu nama saya dan bilang dia akan contact saya lagi, saat itu saya mengiyakan aja, dan ternyata nama dia adalah “Tom Franciscus”, saya cuma tersenyum simpul, dan bergegas pulang karna saya kuliah malam dan saat itu udah cukup malam dan bentar lagi hujan.

Sebulan kemudian itu Tom menelepon saya, dia cerita bahwa dia sekarang aktif di dunia Forex, atau semacam valas lah, gue yang saat itu buta , mengiyakan aja dan kebetulan saya senang ama dunia investasi, saya mendengarkan dia dengan benar-benar. Cuma telepon kurang cukup saya bilang tar ada waktu saya akan bikin janji ama dia, ok katanya”
Akhir pembicaraan saya sempat berpikir, saya emang tertarik dunia saham, tapi saya tidak mengerti, apalagi dunia valas.

Waktu terus berjalan, tahun itu gue lewati dengan aktivitas biasa, saya telah kerja di PT yg menjual sparepart saat itu, pagi bangun masuk kantor pulang kul, kadang2 main internet, saat itu lagi trend chatting, saya banyak belajar soal internet saat itu, saya punya cukup banyak teman2 di net, yang mengajarkan soal security, sebagian berniat baik sebagian berniat kurang baik, tapi itu gak masalah, itu adalah bagian dari kehidupan ini, saya tetap aktif di organisasi internet, sempat juga karna sponsor saya baik saat itu acara kami sampe ke hotel peninsula, pondok putri duyung, dan emang aku sebagai kepala pengurusnya menjalani ya asik2 aja.

Tanpa sadar saya kehilangan kartu nama Tom, dan janji saya meneleponnya lupa begitu aja dengan berjalannnya waktu, tapi ini mungkin emang belom waktunya juga, saya masih fokus di dunia Net, teman2 kampus saya,teman2 kerja saya, teman2 international saya, fokus di dunia Informasi Teknologi ini.

Dan ternyata di akhir thn 2000 pas malam tahun baru, kami mengadakan pesta barbeque sederhana , saya saat itu ikut teman saya dibonceng naik motor. Teman saya panggil saja dia Rick, Rick sebenarnya bukan komunitas NET kami tapi dia adalah teman SMA saya, yang tanpa sadar gak ada acara malam tahun baru ikut ke pesta NET kami.

Kami merayakan dengan sederhana tapi asik, dan mungkin ada sedikit minum-minum yg beralcohol,begadang semalaman,waktu itu sebenarnya tubuh saya bukan dalam kondisi prima. Singkat kata, pagi hari kami pulang ke rumah masing2, sayangnya di hari itu tgl 1-1-2001 itulah perubahan besar terjadi dalam diri seorang Kim, teman saya yang bawa motor mungkin ada sedikit efek alkohol, terjadi CRASHHHHHHHHHHHH….

Motor terlempar dari pinggiran jalan layang, dia berguling-guling di aspal, saya sendiri merasa sangat pusing, pas udah rada sadar saya melihat tulang kaki saya keluar penuh darah, saya tidak merasa sakit, tapi malah senyum, mungkin saking sakitnya saya tidak bisa menangis di saat itu, tapi itulah yang terjadi saat itu, lalu gak lama kemudian saya dah di bawa ke rumah sakit terdekat.

Singkat cerita saya telah pulang ke rumah saya sendiri, saya tidak bisa kemana-mana, tidak bisa main Net dsb saya tiba2 di telpon si Tom, dia bilang ikut sedih dengan kejadian saya, lalu dia tanya kondisi saya dsb, saya bilang saya tidak bisa ngapa2in cuma bisa tidur di ranjang dan belom bisa kemana2 dan juga minta maaf tidak bisa bertemu dengan dia karena kartu namanya ilang dsb. Si Tom memaafkan dia bertanya alamat rumah saya dimana dsb, akhirnya dia menjumpai saya dan dia membawa semacam diktat kecil Pengenalan Forex, katanya mumpun saya gak bisa kemana2 dan banyak waktu tolong di baca lalu kalo tertarik dia akan meminjamkan buku2 Forex lainnya. Pas pertama kali saya untuk menghargainya saya mengiyakan aja, padahal dalam hati saya pikir “Bijilah ini anak gue dah dalam kondisi gini, dia masih suruh gue baca yg aneh2 ini”. Tapi takdir berkata emang lain, ternyata sebulan awal saya diranjang tidak ngapa2in sudah mulai begitu membosankan, kuliah gue cuti, kerja status gak jelas,teman2 juga sudah mulai melupakan diriku, saat itu seperti macan yang terluka dan tidak mempunyai sapa2, akhirnya saya baca juga tuh diktat.

Introduction Forex
Forex adalah perdagangan mata uang terbesar di dunia blablablablaa, begitu membosankan tapi karna saat itu tidak melakukan apapun lebih membosankan lagi, maka saya tetap membaca, dan akhirnya saya menemukan satu titik menariknya yaitu Leverage dan sistem margin, ternyata dgn duit kecil saya bisa bertransaksi dengan duit banyak, dan dari sepengetahuan saya tidak ada bisnis dunia begitu enak.

“WOW” dalam posisi sakit saya seperti mendapatkan pencerahan,
“Tuhan tidak melupakan saya ternyata, saya masih dikasih kehidupan dan kesempatan”
“Energi positif gue tiba2 bangkit, gue begitu ingin cepat sembuh dan lebih mengerti mengenai Forex”
“1:100 1:200… wow mantap coyyy saat itu saya belom ngerti saya berpikir dan menghayal sendiri gile duit 5 jt bisa main menjadi 50 jt bahkan 100 jt keren abis
ini bisa gue lakukan nih dalam posisi gue yg sakit ini

Saya langsung inisiatif saat itu juga menelepon teman saya si Tom untuk meminjamkan buku2nya, dia menyetujui dan pas dia membesuk saya lagi dia membawakan saya buku tebal sekitar 300 halaman english semua.

Enam bulan saya terbaring di ranjang,saya cuma membaca cerita novel,nonton vcd, dan akhirnya membaca buku forex Karena komputer ada di kamar saya, pas Tom datang kami buka internet, dia menunjukan dunia forex ini gmn2 saya semakin antusias belajar, dan bulan ke 7-12 saya dah bisa jalan lagi tapi memakai tongkat. Waktu saya di isi dengan belajar dunia NET lebih dalam lagi, lalu FOREX.

Setelah saya dah melepas tongkat, saya kembali kuliah dan membereskan kuliah saya, saya berhasil lulus, cuma saat itu ada sedikit masalah di dunia NET, maka saya fokus ke FOREX sambil main2 games online saat itu yang terkenal Nexia.

Di dunia nexia pun saya bertemu teman2 Net menarik yang akhirnya membantu perkembangan FOREX gue, saya mulai main real di Forex dan sebagai new bie saya termasuk berani dan nekat, saya main 5 jt awal2 dan berkembang jadi 10 jt wow keren tapi akhirnya duit sisa 2.5 jt :), saya mikir dan mikir apa kesalahan saya, dan belajar lebih banyak lagi tapi ternyata tambah parah 2.5 jt itu sempat jadi 15jt, tapi abis juga, saya beranikan diri minjam uang dari saudara saya, dan akhirnya dipinjamkan 10-20jt dan hasilnya saya kalah lagi. Saya sempat stress berat saat itu, tapi bagaimana lagi itu kenyataan yang saya harus terima, karena saat itu saya sok pintar dan tidak mau belajar ama yg senior, mau belajar autodidak, merasa bisa dgn ilmu2 yg ada dibuku, di internet merasa cukup, bullshit lah semuanya kalo ingat itu.

Waktu berjalan, saya tidak dapat pinjaman lagi, saya terpaksa kerja lagi <- kerja lagi ama orang, saya merasa begitu loser, napa idup ini berat, Setahun saya kumpulkan uang tiap bulan kira2 1 jt, tapi saya tidak menyerah, saya biarpun gak ada duit saya tetap belajar di virtual, sampe satu hari saya ketemu Mentor saya panggil saja dia Win, Win adalah bapak2 berumur sekitar 40an keatas, dan telah menjadi salah satu investor yang mempunyai reputasi rata2 menang di dunia Forex. Saya bicara ama dia mencoba mengorek informasi gratis dari dia, sekedar basa basi dia mengajarkan, saya mengikuti tapi gak ada hasil, saya frustasi, dan panas merasa diboongin semua buku, dan indicator, dan org2 yg mengajari saya. Tapi di satu sisi saya malah penasaran kenapa Win bisa rata2 menang.

Saya sengaja sering ke Forex house, saya menunggu si Pak Win datang, saya mencegat dia, minta diajarin yang benar. Pak Win cuma tersenyum, “lah kan dah gue ajarin Kim” katanya, lalu gue biarpun gak sopan gue berkata, “memang pak dah diajarin tapi yg di ajarin itu cuma bullshit, gak ada gunanya, gak bekerja.”

Dia terlihat begitu serius, saya kira dia tersinggung dan marah, eh ternyata dia malah ketawa terbahak2 lalu dia bilang sini Kim ikut gue, gue traktir lu makan

“Kim, main forex itu seperti kita memilih tempat makan sekarang, lu harus tenang, tidak buru2, dan sante”

“Tapi om, itu saya dah ngerti, apa hubungannya om ?”

“Jelas ada, lu tau berapa harga makanan yg kita makan sekarang dan yg harus kita bayar ?”

“Yang pasti di atas 200rb saya bilang”

“Nah itu dia, point utamanya, di dunia Forex juga sama, lu mau mendapatkan kemenangan besar, nyaman, sante Lu harus membayar, kayak kamu bertanya mengharapkan informasi dari saya, kamu gak membayar apa2, itu lah sama seperti pengemis meminta makanan ke kita, jadi suka2 saya dong mau kasih makanan apa ke pengemis itu ?”

” O, jadi selama ini saya bertingkah seperti pengemis Om, meminta2 informasi gratis ke Om ? gitu maksudnya ?” sedikit tersinggung saya

” Ya, TEPAT itu lah maksud saya, biarpun saya menganggap mu teman dan gue traktir lu makan enak sekarang, tapi untuk dunia FOREX bagi saya kamu hanyalah pengemis yang ingin meminta informasi gratis ke saya “

” Hmmm, benar juga jadi kalo saya mau dapat rahasia2 om saya harus bayar ? Saya harus bayar berapa ?”
Hahaha, dia ketawa, “Berapa sisa duit lu sekarang ? Rahasia apa yang kamu inginkan ?”

” Saya gak mau muluk2 om, yg penting saya bisa balikin modal awal saya dan melunasi utang2 saya”

” Sisa duit saya 10 jt, dan saya berani kasih om kalo emang om bisa buat masalah saya beres 5jt “

Dia tersenyum, lalu minta saya mengulurkan tangan saya, dia pake pen tinta dia menulis di tangan saya ” nih no rekening saya, kalo lu serius kirim Senin nanti, lewat dari Senin saya tidak akan mengajari kamu apa2 lagi.”

Lalu kami melanjutkan makan dsb, dan akhir cerita saya pulang, dan pas saya beristirahat saya berpikir apakah keputusan saya tepat, tapi ilustrasi ceritanya masuk akal sekali, kita bayar apa dapat apa mau gratis ya dpt hal2 yg meragukan. Tapi saya pikir apa saya mau mengulangi pola bermain saya gini mungkin saya bisa menang, tapi tanpa rahasia2 saya pasti akan ancur lagi, 5 jt pikir2 gak besar dibandingkan kekalahan saya selama ini, ah udah lah besok pagi langsung gue transfer, itu keputusan gue sebelum tidur.

Keesokan harinya saya langsung mengtransfer lalu mengsms om Win itu, bahwa dah beres, dia cuma reply sms dgn
🙂

Saat itu saya merasa seperti ditipu, tapi ya karna saya telah mengambil keputusan saya akan menerima segala resikonya,

keesokan harinya saya di suruh ke tempat dia, saya kira diajak melihat grafik dsb dah mulai di ajar, ternyata tidak dia malah mengajak saya jalan2 keluar,

Di mobil, dia bercerita soal dirinya blablablaa, dan dibawa melihat manusia2 yg ada di jalan,bekerja dsb

Dia bilang “lu dah memutuskan keputusan paling tepat dalam hidup mu, kalo tidak lu akan seperti mereka, manusia2 yg bekerja seperti robot, beraktivitas karna terpaksa”

Saya seperti biasa ditraktir makan dsb, karna saya lebih muda, asik juga kan 🙂 lalu akhir hari itu saya disuruh bersumpah Suatu hari nanti rahasia2 Forex boleh diturunkan tapi harus dibayar, tanpa dibayar kesaktiannya akan ilang.

Saya bertanya “Kok bisa ?”
jawabnya “orang yg tidak mau membayar untuk pendidikan Forex, pada dasarnya org rakus, dan pelit,mereka mau mendapatkan tapi mereka tidak mau memberi, dan itu melanggar hukum Alam”

“You must give it first, before you get it”

saya ingat pesan itu, lalu waktu berjalan saya diturunkan rahasia2 forex, dan jadi sahabat baik dengannya
lalu 5 jt saya dah berlipat ganda
saya sanggup membayar utang2 saya
saya mendapatkan kemenangan yg konsisten

Itu sebabnya saya mengajarkan orang tidak lah gratis, Mental orang yg bayar dan mental orang yg tidak bayar(pengemis) jelas beda.

“You must give it first, before you get it”
“You must give it first, before you get it”
“You must give it first, before you get it”

Masih banyak yang dia ajarkan tapi saya tidak bisa menulis disini,

pertama dah ketelan ama waktu
kedua bersifat rahasia
ketiga harus diturunkan pada orang yang tepat

Akhir kata tulisan ini adalah “KENYATAAN FOREX”

Anda mempunyai dua pilihan :

Jika Anda merasa saya bisa membantu perkembangan permainan anda, hubungi saya

Jika Anda ragu dan ingin mendapatkan informasi gratis pakailah mesin Google


Google

Nb. Dengan rahasia2 dari Mentor, Kim juga mengembangkan teori2 nya sendiri. Dan itu tidak akan ada di publik, hanya untuk org2 private, murid2 Kim sendiri, rekan2 Kim.

Good Luck
Suyanto Kim S. Kom MbF