What a Loser ?

Wew gue chat ama loser lagi, kali ini dia belaga punya duit, dan mulai bertanya ini itu seputar dunia valas, mencoba mengorek2 informasi hehehe.

Dia mengeluh seputar trading yang susah dia “katanya” dah belajar Trading dan mempunyai pola pikir negatif bahwa Trading tidak bisa menang.

Hei wtf kata bule, what a loser ?

Punya pola pikir kok pesimistis, lalu bertanya ke gue pribadi apakah benar Trading itu bisa menang ?

Ya iya lah, tentu bisa menang, kalo gak bisa menang ngapain orang2 melakukan trading, percucuma… sayang hhh

Ayo kita analisa pola pikir Loser ini.

Selalu berpikir negatif seolah2 Trading itu susah tidak bisa menang,

Orang2 yang seperti ini susah di ajar, dia mau bayar gue seberapa besar pun jujur aja gue dah prediksi orangnya akan susah, jadi gue tolak mentah2 dia untuk belajar. Why ?

1. Dia pola pikir terlalu negatif.
2. Dia meragukan saya, kalo ragu ngapain buang2 waktu saya dan dirinya sendiri , msg saya ?
3. Dia kira dengan duitnya yg gak seberapa, orang yang jago akan mau ajarin dia ? ( Hei, gue dah cukup :p )

WTF man, trading itu bukan sekedar teknikal dan juga tidak bisa di ajar dengan cara standar, lu kira kayak ajarin anak SD ? Semua butuh proses, dan pendalaman materi, begitu banyak ebook soal Forex, kenapa gak anda baca aja toh gratis ?

Begitu banyak produk2 Forex di luar sana yang bagus dan bermanfaat tapi di tangan para Loser ya hasilnya – kurang terus, lalu yang salah sapa ?

Mari kita pikir dengan lebih objektif, 90 % lebih orang lose di dunia Valas, kenapa anda masih memaksakan diri menjadi Trader ?

Trader itu bukan profesi yang mudah, ya secara praktek itu mudah klik2 doang kalah atau menang , tapi yang akan berhasil jadi Trader sejati adalah seorang Decision maker yang bagus, di dampingi analisawan2 yang ok, kontrol diri yang kuat.

Tim SoYoung sendiri menciptakan tool2 yang bermanfaat buat menganalisa pasar, membantu mengambil keputusan, Sama seperti pedang tajam, di tangan yg ahli ya mantap, tapi di tangan newbie ? Ya blom tentu menguntungkan.

Get real lah man, berhenti di boong2in para marketer yang tidak realistis, saatnya anda mulai membuka pola pikir anda, Trading tidak semudah yang anda bayangkan. Hanya bagi yang bebal dan tidak mudah menyerah, baru bertahap ada hasil.

Mengenai Robot trading dalam research ternyata tidak gampang, masih in progress, back test tidak bisa di percaya, forward test terlalu lama, ada sistem yang bagus, semua ada di otak, dan tidak gampang merinci semua algoritma, feeling, intuisi, naluri. Ya tetap tidak akan sempurna, hanya bersifat membantu aja 🙂

Mean while saya pribadi masih berpesepsi saat ini

Manual Trading, System di campur dengan feeling, intuisi , fundamental, teknikal, money management, kontrol diri yang kuat, baru lah menghasilkan Trader Jagoan.

Jika anda tanya kalo faktanya begitu kenapa orang tetap trading, ya karena hobby, karena penasaran, karena emang bisa menghasilkan uang bagi dirinya, karena karena karena banyak hal…

Jika anda tanya kalo dah jago kenapa masih jadi Broker dsb, Hei trading yg benar itu membosankan akan banyakan waktu diamnya menunggu oppertunity yg pas, jadi untuk mengisi waktu bisa melakukan aktivitas lain, urus bisnis lain dsb

Sedangkan Trading yang gak benar itu terlalu sering liat grafik, tegang, emosional, pikiran udah mau margin call <- ini loser abis. Dah itu sekedar cermin bagi anda semua, bagi yang merasa dan membaca ini, gpp obat itu pahit, bagi yang tidak merasa, gpp idup ini pilihan hehehe Are you one Jagoan in million Loser ? Suyanto Kim S. Kom MbF