Category Archives: Article

Komunitas PakarForex

Bagi para pengunjung web, yang ingin belajar bertahap menjadi PakarForex,

Sekarang saatnya ada kesempatan, latihan Trading Forex

Hanya buat komunitas private, bisa latihan, email ke

pakarforexdotcom@gmail.com

Syarat dan Ketentuan berlaku akan di email ke anda via email.

Salam Sukses

Di mana kebahagiaan itu ?

Menurut Anda dimana letak kebahagiaan itu???
Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan.

Lewatlah sebuah motor di depan mereka. Berkatalah petani ini pada istrinya:
“Lihatlah Bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu, meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai di rumah. Tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai ke rumah.”

Sementara itu, pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan di bawah derasnya air hujan, melihat sebuah mobil pick up lewat di depan mereka.
Pengendara motor itu berkata kepada istrinya:
“Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu. Mereka tidak perlu kehujanan seperti kita.”

Di dalam mobil pick up yang dikendarai sepasang suami istri, terjadi perbincangan, ketika sebuah mobil sedan Mercy lewat di hadapan mereka:
“Lihatlah bu, betapa bahagia orang yang naik mobil bagus itu. Mobil itu pasti nyaman dikendarai, tidak seperti mobil kita yang sering mogok.”

Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dalam hatinya:
“Betapa bahagianya suami istri itu. Mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini. Sementara aku dan istriku tidak pernah punya waktu untuk berdua karena kesibukan kami masing masing.”

Kebahagiaan tak akan pernah kau miliki jika kau hanya melihat kebahagiaan milik orang lain, dan selalu membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain.
Bersyukurlah atas hidupmu supaya kau tahu di mana kebahagiaan itu berada.

Cerita singkat di atas mengingatkan gw pribadi, sama aja di dunia Trading.

Begitu juga kebahagiaan Trading, kita selalu kagum dengan hasil trading orang lain.
Padahal mungkin hanya kebetulan orang yg kita kagumi itu untung, hehehe.

Jadi percaya lah dengan sistem anda yg udah teruji, biarpun hasilnya tidak sangat WOW.

Bersyukur lah hasil trading anda, yang penting sebisa mungkin modal jangan hilang, untung itu anugrah, ga rugi itu skill,
bangkrut itu kecerobohan, atau karna emosi semata hehehe.

Smoga semua makluk hidup berbahagia.

Salam Bahagia

Suyanto Kim S Kom MbF

Menembus Badai

Hi para Trader, baik2 kah anda di sana ?

Sudah lupa kah , dengan aku ? Petualang cinta eh salah, Petualang Forex ?

Hahaha, jelek amat tawa ini, tapi gpp lah, namanya juga ketikan.

Aslinya ketawa gue mungkin bagus, mungkin juga lebih parah, hahaha.

JEGERRRRRRRRRRRR

Yup, melawan badai, ingat artikel ini baik2, karna mungkin ini pencerahan bagi anda yg lagi rugi, down, suntuk.

Pernah kah anda dalam idup ini, ketika anda ingin meraih sesuatu, baik Cinta, Trading, Karir, dsb
saat anda ingin MENJADI SESEORANG, MELAKUKAN SESUATU YANG MANTAP, anda seperti MELAWAN BADAI ?

Wah berat banget, fase ini sering membuat anda DOWN, kadang2 bahkan di tolak ama org2 dekat anda,
orang2 yg anda sayangi dsb

Contoh :

Ketika anda memutuskan Trading / Spekulasi atau apapun,

Anda akan menemukan bahwa org2 sekitar anda, semua mengkomentari anda secara negatif,
Mereka akan bilang hal yang anda lakukan itu ber-resiko, jalan yang anda ambil adalah kesalahan besar,
anda hanya buang-buang uang, waktu percuma, hal yang anda lakukan itu luntang-lantung, ga menjamin
kepastian hidup, hal itu tidak pasti untungnya, dll.

saya pribadi juga pernah mengalami itu, rasanya… pahit sekali…

Tapi ketika anda Beruntung dan Berhasil, maka mereka semua akan bilang “Gila lu HEBAT amat”

Hmmm… thats life , anda pernah merasakan itu ?

Kebanyakan orang menjadi gagal dalam menggapai MIMPI MEREKA
karena pada saat PROSES menjadi SESUATU tersebut mereka TIDAK
TAHAN menghadapi semua ujian dan test serta hinaan dari banyak
orang yang SE-ENAKnya KASIH Komentar…
dan anda harus PERCAYA bahwa 99% orang diluar sana memang SADAR
TIDAK SADAR HOBI MEMBERIKAN KOMENTAR SE-ENAKNYA…

Kebanyakan cerita tentang Trader, Bisnis-man serta para Ilmuwan dan
Orang-orang hebat di dunia ini mereka mengalami sendiri FASE GILA ini…
mereka dicaci, dihina, dimaki, dicemooh dan diberi “nasihat halus” untuk
mundur dari mimpi mereka…
Tapi apa yang mereka lakukan?

Apakah mereka kabur dan menyerah akan Mimpi ?

Jawabannya “Ya” mereka kabur dari komentar2 ———- tersebut,
Mereka kabur lebih cepat, bersemangat untuk MERAIH IMPIAN mereka,

Melawan Badai, Menembus Badai, itu lah yg di lakukan para Tokoh besar, pernah ingat Pencipta Lampu,
baca d , kalo ga pernah kenal/baca Thomas Alpha Edison, Steve Job, Bill Gates dsb sih kebangetan, tanya engkong, encim lu d hehehe…

Anda pasti merasa saya berusaha memotivasi anda,

Jawabannya “Tidak”, saya tidak berusaha memotivasi anda, tapi memberikan Fakta dan Kenyataan yg ada di lapangan,
Semua org yg berhasil, itu mentalnya begitu, ini bukan karangan, atau cerita Motivasi yg sering anda baca hahaha
Ini Fakta dan Realita, anda kalo pengikut web ini, udah tau bahwa saya seorang yg realistis, daripada optimistis.

Motivasi itu hanya berguna buat sesaat,
jangka panjang yg bisa Sukses Melawan badai, menembus badai itu adalah orang yg Realistis.

Yup itu bagus untuk anda, anda harus Realistis, menyadari hanya dengan semangat Melawan Badai, dan tahan banting, anda baru bisa
meraih semua Impian anda.

Lihat gambar di bawah ini :

saya lagi bermain2 dengan Dinosaurus,

ini namanya Realistis Mind, karna Dinosaurusnya palsu 🙂

tapi selalu ingat kalo Dinosaurus Asli ini tindakan bodoh hahaha, Probabilita di makan Dinosaurus kalo di dunia asli 99 %.

Tapi karna kita hidup di jaman sekarang ( pas di tulis artikel di 2011 AD ) Dinosaurus blom ada lagi, udah punah.

Kalo anda bingung apa beda positive, negatif, realistis thinking, biar gw bantu jabarin dikit menurut versi Kim.

Optimis = org yg terlalu bersemangat meraih sesuatu, sering kali tanpa persiapan yg matang, cendrung menggebu2 emosional saja, hasil ya sangat tergantung keberuntungan.
Pesimis = org yg selalu mengeluh, tidak bersemangat, biarpun udah persiapannya matang, tetap jrg maju,action.

Realistis = org yg cool, tenang, tetap bersemangat, pintar melihat sikon, dan bisa bersabar, dan begitu benar2 ada peluang, maju dengan Full Speed.

Kira2 gitu d,

Jadi seorang yg sukses baik Trader maupun profesi lain, itu tidak boleh cuma Positif Thinking, anda harus Realistis Thinking.
Jadi anda tau bisa untung dan rugi, sama aja di cinta, kalo anda siap menjalani relationship, anda juga tau, bisa baik atau buruk.
Kalo anda Female yg baca artikel ini, coba tanyakan kembali ke diri anda, apakah Pria idaman anda, adalah seorang Realistis ?
Tar kasih tau gue ya via ym hehehe…

Thats our life, man, gurl 🙂

Siapkah anda ?

Menembus Badai, bersama ku ? YM gw…

salam REALISTIS
Suyanto Kim S. Kom MbF

Reach Your Freedom and Have Fun

Para Jagoan Forex taukah lama ga gw tulis artikel ?
Kalo ga tau, ya bagus lah, karna emang ga penting, hehehe…
Pada inti nya terakhir2 jika anda penasaran saya ngapain,
saya lagi Have fun menikmati hidup.

Have Fun

Kebetulan salah satu Trader Yogya yang kebetulan ke Jakarta, menyempatkan waktu d ketemu.

Ini foto nya lagi makan dengan lahap hahaha…

Dodi Makan

Sedangkan Loser cuma bisa menangis dalam hati, kehilangan duit, tapi yg paling Loser yg menyerah sebelum meraih apa-apa.

Tapi gpp, idup kan pilihan, ga semua orang berbakat di dunia Trading ini.Banyak yg bilang Trading tidak bisa untung dan menang.Tapi sebagian kecil sadar, itu adalah kekurangan diri mereka, kesalahan2 mereka sendiri, bukan Trading / Market yg salah.

Orang jenis ini bisa maju, yg susah maju itu adalah orang yg gampang nyerah. Orang yg picik, tidak bisa menerima kemajuan dunia.

Jika dia ga bisa menang, berarti Trading jelek, atau menghasut org Forex jelek dsb.

Hahaha, tapi gpp, emang % Loser dunia ini pasti lebih besar.

Ya jika anda tidak berhenti mencoba, dan percaya Trading bisa untung, banyak2 latihan di demo.

Contoh Trading yg Lumayan. Pake MyFxBook sebagai pihak ke 3 untuk periksa hasil Trading, biar lebih terpercaya.

O ya terakhir2 saya juga sempat bantu2 teman buat yg mau trading robot2 lagi, Jika anda tanya ada yg bekerja atau tidak ? Dari main2 robot Trading, ternyata emang ada robot yg benar2 bekerja. Tapi sayangnya tidak mau di publish, para penciptanya jarang yg mau jual, dan menyimpan buat pemakaian pribadi.

Paling di sewakan.

Jika anda ga ngerti apa isi artikel ini, ya berarti level anda masih terlalu rendah di dunia Trading. Belajar lagi, dan setelah naik level, baca lagi artikel2 web ini.

Semoga kalian bisa mendapatkan Pencerahan, dan menjadi “Trader” seutuhnya.

Reach Your Freedom and Have Fun

Good Luck Jagoan
Suyanto Kim S Kom MbF

Yogya Trader

Sewaktu saya sempat jalan- jalan ke Yogya, saya sempat bertemu
berapa trader-trader Yogya seperti Bro Dodi, Yoyok, Ari, Galih dsb

Walaupun tidak pernah bertemu sebelumnya, kita cepat akrab,
mungkin karna punya jiwa Trader yg sama hahaha

Idup itu penuh pengalaman dan kenangan, untuk menghargai
semuanya saya sertakan satu foto kenangan ketika bersama membahas Trading di satu lobby hotel.

Trader Jogja

Kebetulan sekarang yogya lagi kena bencana Gunung Merapi, dan sedikit gempa.

Semoga semua baik-baik aja, kalo ada kesempatan saya akan kesana lagi.

Sukses terus semua Trader Jogja.
Suyanto Kim S. Kom MbF

SoYoung.org New Version

Hi all Jagoan Trader,

web SoYoung.org lagi di perbarui dengan WordPress,  sementara uji coba dulu.

Sempat rusak di bulan Oktober 2010, sekarang aktif lagi, dan di hapus data2 lama yg udah out of date.

Semoga gue rajin update nih web, karna kesibukan memperlajari hal- hal baru.

Salam buat semua yg masih selalu merasa muda…

Enjoy All 😉

Suyanto Kim S. Kom MbF

Destiny Reader

Dalam dunia destiny reading, terutama di kota yang masih kental budaya cina nya sering sekali kita temukan praktek menyimpang dalam destiny reading, yaitu tawaran untuk mengubah destiny dengan ritual2 tertentu. Biasa nya oknum peramal tersebut akan selalu mencari2 kelemahan dari bazi atau formasi bintang seseorang yang kadang meskipun tidak ada, bisa dikarang2 seperti berat jodoh lah, bolong rejeki lah, berutang karma dsb dsb, nah setelah si klien keder oleh ancaman2 nya baru ditawari jasa ngubah destiny nya yg tentu nya dengan tarif tidak masuk akal.

Sayang nya masih banyak sekali orang2 yang tertipu oleh cara kuno seperti ini, dan mungkin hal ini juga yg bikin persepsi negatif bagi destiny reader, dan akhir nya menghabiskan banyak sekali dana untuk hal2 yang tidak masuk akal seperti ini. Padahal kalau mau di ambil logika saja, andai para destiny reader bisa mengubah nasib seseorang, tentu nya mereka sudah menjadi orang yang paling beruntung di dunia. 🙂 dan ga usah buka2 praktek lagi mengharapkan uang2 recehan hasil pemberian orang2. 😉

Saran saya bila lain kali ditawari untuk ngubah destiny seperti ini, lihat saja, si “peramal” tinggal nya dirumah apa, naik nya mobil apa, bila masih tinggal di ruko atau rumah petak, dan bila masih naik motor atau mobil jepang (maaf ga ada maksud melecehkan) tantang bagaimana agar si peramal ngubah diri sendiri dulu supaya tinggal dirumah villa, dan pakai mobil german. 😉

Jadi apakah destiny bisa diubah? jawab saya bisa!!! hanya saja mengubah nya tidak segampang ritual2, dan tidak sedrastis mimpi2 kita. Dalam destiny memang dikatakan tentang naik turun nya seseorang, tetapi tidak disebutkan naik berapa tinggi, dan turun berapa rendah. disini lah celah yang bisa dimanfaatkan dalam destiny.

Saya ambil contoh : misal si A, dibacain besok akan terjatuh, bila besok nya si A berhati2 dan menghindari tempat tinggi, jatuh nya bisa hanya kesandung, dan lutut nya lecet, tetapi apabila besok nya si A manjat pohon, atau bahkan tiang listrik, maka tentu jatuh nya akan lebih tinggi dan lebih sakit. 😉

Contoh lain nya si B, dibacain akan mengalami kerugian pada tahun ini. Bila si B berspekulasi dengan bebas nya, tanpa perduli resiko nya, saham main, investasi main dsb dsb tentu efek kerugian nya akan jauh lebih besar, daripada jika ia menahan diri dalam berspekulasi di tahun yg bersangkutan.

Nah disini dan begini biasa nya seorang reader memberikan nasehat2 bagi klien2 nya, bukan dengan cara2 tak masuk akal yaitu ritual2 untuk mengubah destiny…

Saya sangat ingat dari guru saya,

“Destiny diubah melalui hati dan perbuatan”

Contoh cara rubah Destiny yang rasional :

Kalo ingin dapat jodoh ya banyakin kegiatan dgn bertemu komunitas2 baru yg banyak lawan jenisnya
sehingga peluang cinta terbuka. Bersabar jika belum ada, tapi bukan berarti menutup diri sama sekali, tetap harus aktif sehingga peluang itu tetap terbuka.

Kalo ingin kaya dan lancar, ya kurangin pergaulan yg tidak bagus, banyakin pergaulan yg positif,
hindari spekulasi berlebihan, dan jangan ketakutan juga untuk mencoba hal baru.
Belajar dan terus belajar, tanpa ilmu yang cukup, mustahil anda siap jadi org kaya dan sukses.

Ingin sehat, ya kurangin makan berlebihan, selektif makanan, selingkan dengan olahraga secukupnya.
Jalan2 kurangin stress, lebih menikmati idup dgn tidak ada yang berlebihan.

Ingin hubungan harmonis bagi yang udah berpasangan,
solusinya ya belajar menghargai pasangan, menerima + – pasangan, dan ingat pasangan
itu adalah manusia juga seperti anda, bukan barang yg bisa di miliki dan di kuasai seutuhnya.
Jika pasangan berbuat salah, maafkan dia, karna mencintai berarti harus bisa memaafkan,
jika anda tidak bisa melakukan semua itu, berarti anda sebenarnya lebih mencintai diri sendiri.

Bagi yang udah kena penyakit klinis, gmn berubah nasif ?

Terima lah kenyataan semua manusia satu titik akan mati,
jadi jangan terlalu khawatir, kalo emang sampe terjadi, manfaatkan sisa waktu anda
untuk menanam amal baik, silahturami dengan saudara, teman anda,
saling memaafkan luka lama, dan tetap optimis menjalani sisa idup anda,

Jangan lah frustasi, frustasi hanya akan mempercepat kematian anda,
dan tetap semangat, sering kali karna mental positif anda, Tuhan Dewa Dewi tergugah akan
menambah umur anda.

Semua ini adalah cara-cara yang masuk akal untuk mengubah nasif anda.

Bagi yang ingin menang Trading, Spekulasi , Gambling dsb ?

Bisa, anda harus mengerti siklus keberuntungan anda,
tapi tetap harus di bantu dengan disiplin, tidak action berlebihan,
dan money management yang kuat, modal yang pas, emosi yang stabil.

Ya ada cara2 special, tapi biarkan itu tetap menjadi misteri kehidupan 😉

Good Luck
Suyanto Kim

NB. Destiny Reader yang baik dan benar haruslah yang berhasil mengubah nasif nya sendiri terlebih dahulu.

Mr Forex

Saya baru saja mengadakan wawancara imajiner dengan Mr. Forex. Agaknya kali ini Mr. Forex benar-benar bisa kooperatif dengan saya, setelah selama ini siapapun yang berusaha mengajak bincang dengannya selalu dicuekin. Saya merasa mendapat kehormatan.

“Hallo Mr. Forex, apa kabar?” Sapaku mengawali pembicaraan.

“Ba..ba.. baik…” Forex menjawab terbata-bata, dan sepertinya hampir menangis.

“Mengapa kau menangis?” tanyaku tak mengerti.

“Aku turut prihatin, mereka bermain-main denganku dan kehilangan uang.” Sekali lagi dia terisak-isak…

“Sudahlah, jangan bersedih! Kita bisa mulai perbincangan ini, kawan?” tanyaku sambil menepuk-nepuk pundaknya.

“Silahkan…!” Jawabnya pendek.

“Begini Mr. Forex… Boleh saya panggil Mr…?” tanyaku sedikit ragu-ragu.

“Boleh,” jawabnya sambil tersenyum.

“Anda tadi bilang mereka bermain-main denganmu dan kehilangan uang, bisa Anda jelaskan, Mr. Forex?”

“Saya ini memiliki karakter yang  selalu tidak dipahami mereka.”

“Apa itu?”

Pertama, Saya ini sulit ditaklukan, karena saya selalu benar. Saya sulit diprediksi dan saya sulit dianalisa, karena saya tidak pernah bilang kepada mereka kemana saya akan pergi, meskipun hanya naik dan turun. Kedua, saya adalah pembenci  psikologi buruk  para trader yang mentalnya serakah dan tidak sabar. Karena saya benci kedua sifat mereka, maka siapa pun yang memiliki kedua sifat itu, akan saya telan duitnya habis-habisan. Bodoh amat! Wis, kowe kang Sigit, ora usah tanya alasannya. Ketiga, saya adalah sesuatu yang sangat perasa terhadap orang miskin yang mencoba mengajakku “bercinta”. Ya, kasihan begitu direla-relain hutang sana-sini, jual warisan (hanya ingin menjadi kaya bersama saya), tetapi pada akhirnya loss juga. Duit yang dicari dengan susah payah dimasukkan juga ke perutku. Begitu cintakah dia padaku?”

“Mengapa kau jahat kepada orang miskin, yang hidupnya pas-pasan, Mr.? tanyaku kemudian.

“Bukan jahat. Orang berkeinginan menjadi kaya itu boleh, malah yang tidak boleh adalah menjadi orang miskin, dan yang dilarang adalah orang miskin menjadi tambah miskin,” Mr. Forex menjelaskan sedemikian rupa bagaikan Pak Kyai sedang memberi wejangan kepada santrinya.

Dia melanjutkan, “Khusus orang yang merasa miskin harta, jika menyukai saya, tolong…jangan hutang dan jangan jual sesuatu yang berharga gara-gara saya!”

“Mengapa?” tanyaku tak mengerti.

“Aku hanya khawatir, kalau mereka tambah miskin… Dan aku pasti sedih mendengarnya. Aku ada sisi baiknya, kan? Aku justru tidak jahat kepada mereka, tetapi karena saya peduli, Forex itu mahal, titik! Camkan!” kata Mr. Forex sambil telunjuknya di tempatkan di dahiku. Kurang ajar ini Mr. Forex.

“Mengapa anda menakut-nakuti orang miskin bermain forex?” tanyaku masih tak mengerti. “Mereka ingin kaya!” lanjutku menentang pendapatnya.

“Anda benar, mereka ingin menjadi kaya, tetapi  yang terjadi adalah mereka akan semakin miskin. Oke, itung-itungan Ndul… Kalau orang miskin itu terjun ke forex, minimal modal berapa? Wis di pek pahit ya 100 $, barangkali tabungannya di ambil semuanya.”

“Oke,” kata saya mendengarkan Mr. Forex ngoceh.

“Kalau seminggu modalnya amblas, kena Margin Call, dia mau apa?” jawab Mr. Forex serius sekali.

“Apa dengan begitu, sudah harga mati bahwa mereka tidak boleh trading?” tanyaku memohon sebuah harapan untuk mereka.

“Oke, Ndul…!”

“Ndul-ndul… memang gundulmu pa?”

“Oke, Kang Sigit, mereka bisa, bahkan sangat bisa… Saya memberi harapan untuk mereka.”

“Horeeeeeee……..!”

“Tetapi ada syaratnya, mereka yang dengan modal kecil, hindari news…karena kalau ada news… aku bisa berlari kencang, bahkan saya gak tau mau lari kemana. Kadang bingung, makanya saya mbolak mbalik kaya kesetanan.”

“He he he… Forex aja bisa kesetanan yah…! Ha ha ha ha ha. Okey, lanjutkan, Mr.!”

“Kalau mau, tunggu sebentar, biarkan saya mapan pada posisinya, mau naik apa turun, lalu ikuti saya. Selanjutnya, saya memiliki rel untuk saya berjalan, namanya trend…ikuti dia dan analisa trend di depan akan kearah mana. Mau terus atau berbalikkah? Kemudian ambil waktu-waktu terbaik yang kosong dari news, tinggal ngikuti trend itu saja. Masalah teknis, kamu aja yang jelaskan!”

“Okey, kawan. Siap!”

“Selanjutnya, pesan saya nih untuk para trader, jangan terkecoh oleh gerakan saya.”

“Maksud Anda?” tanyaku masih tak mengerti.

“Iya. Saya kadang mau kasih mereka profit, tetapi  ketika saya cuma mau joged aja…turun dikit, eh…dia cut loss, padahal setelah itu saya mau naik, bahkan tinggi sekali sesuai harapannya. Mereka gak konfirm dulu dengan saya sih…”

“Ha ha ha ha…” Kami ngakak bersama.

“Lha, anda budeg! Diteriakin suruh naik-naik, malah turun…!” begitu, saya mengajak just kidding-an gitu…

“Aku kan gak bisa diperintah-perintah begitu…! Suka-suka gue donk!”

“Hei…! Dasar Anda ya, Rex. Kasihan mereka kan?” Sepertinya emosi saya sebagai seoarang trader tergugah.

“Lha, pekerjaanku dari dulu seperti ini, mereka sudah mempelajari saya, berlatih dengan saya. Mereka harusnya tahu bahwa saya ini serakah.”

“Lho koq serakah?” tanyaku heran.

“Oalah… Anda juga bodoh juga, Kang Sigit.” Dia melanjutkan malah bodoh-bodohin saya.

“Mereka dikasih modal 5000 $. Tiga hari ludes, ta makan. Ada yang satu hari malah…modal 5000 $, lenyap ta makan. Padahal saya sudah kenyang, eh mereka bikin account demo lagi, eh… dikasihkan ke saya lagi. Kenyang sekali saya kang Sigit…Ha ha ha ha ha… Mereka gak pernah serius di demo,” Lanjutnya kemudian.

“Harusnya?” tanyaku kemudian.

“Itu tanda bahwa perut saya isi berapa pun masuk… Mau 5000 $, 10.000 $ perut saya tidak penuh-penuh. Meskipun saya sebenarnya kenyang, dan selalu berbisik kepada mereka, ‘Sudahlah, rekening bank Anda yang diisi, jangan perut saya terus…Tetapi mereka gak dengar juga. Jadi yang budeg siapa hayoooo!”

“Iya ya… Ha ha ha ha ha.”

“Jadi, pada saat mereka demo dengan saya, harusnya sadar bahwa saya memiliki kebiasaan buruk itu, suka menelan uang berapa pun. Kalau sadar demikian, mereka akan hati-hati, tidak serakah,dan bisa bersabar menunggu saya menjemputnya. Kadang saya kasih signal kepada mereka bahwa saya akan turun atau naik, tetapi mereka sudah terlanjur ambil posisi dan salah…floating, maka tidak berani ambil posisi lagi, mungkin juga karena dananya yang gak cukup. Hayo, salah siapa sekarang!”

“Oke, Mr.. Dasar! Anda memang tidak bisa disalahkan, ya…Lanjutkan Mr. Forex!”

“Bermain-main dengan saya itu resikonya besar, Kang Sigit,” katanya kemudian.

“Ya, I know…”

“Anda lihat untuk berkenalan dengan saya saja, mahal. Anda butuh komputer, koneksi, kemudian butuh modal yang tidak sedikit juga. Itu baru kenalan. Padahal saat kenalan pertama kali, saya ini telanjang…ups! Malu saya. Ha ha ha ha ha. Mereka memberiku software indikator, kadang mereka  membeli mahal. Belum lagi mengikuti seminar-seminar. Malah ada yang berguru sampai menyeberang lautan…ha ha ha ha.”

“Ya benar…”

“Makanya, tadi saya menangis bertemu Anda.” Dia tersenyum tak bermakna.

“Lalu?”

“Resiko adalah layak untuk dipertimbangkan, sebelum Anda benar-benar di account real. Kalau sudah siap, belajar dan belajar, berlatih dan berlatih, terus jemput profit Anda. Dan silahkan untuk bersiap siap menjadi kaya.”

“Kaya kok perlu disiapkan?”

“Perlu, siap untuk tidak sombong, siap untuk konsisten terhadap sistem profit…dan bla bla bla… Untuk ini Anda lebih tahu lah…”

“Lanjut, Mr. Forex!”

Forex diam aja…
“Hei…!!! Rex…! Kenapa Anda, Rex!” Teriak saya keras-keras, tetapi Mr. Forex masih diam saja.

Pelan-pelan, Mr. Forex berubah… ya…berubah. Dia sudah menjadi chart di depan saya. Dia diam di layar monitor laptop saya. Yang bergerak hanya ujung lidahnya membawa harga-harga yang bergerak. Sekarang saya yang menangis…. Bukan apa-apa, karena saya melihat Anda malah tertawa-tertawa mendengarkan interview saya dengan Forex. Padahal,  modal Anda belum kembali di Forex. Masih loss…!

Rugi ah, kalau saya menangis. Saya tertawa saja menemani Anda. Ha ha ha ha ha ha……

Happy Trading ^^

Rahasia Untung Bebek

Anda pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek.
Berlawanan dengan

Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan
untung terus. Ada saja

keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang
di Amerika bernama

asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung.
Pemalas, tidak pernah

bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika
Untung dan Donal

berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping
uang dijalan, pastilah

itu si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung
seperti si Untung,

dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.

Professor Richard Wiseman dari University of
Hertfordshire Inggris,

mencoba

meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung
dengan yang sial.

Wiseman

merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu
untung, dan

sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang
kesan nya seperti

main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa
diteliti. Namun ternyata

memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan
mereka yang sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project
ini, Wiseman

memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto
dalam koran yang

dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari
kelompok sial memerlukan

waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini.
Sementara mereka

dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik
saja! Lho kok bisa? Ya,

karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah
meletakkan tulisan

yang

tidak kecil berbunyi “berhenti menghitung sekarang!
ada 43 gambar di koran

ini“. Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika
asyik menghitung gambar.

Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman
menaruh pesan lain

yang

bunyinya: “berhenti menghitung sekarang dan bilang ke
peneliti Anda

menemukan ini, dan menangkan $250!“ Lagi-lagi kelompok
sial melewatkan

pesan tadi! Memang benar2 sial.

Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya
“scientific“ ini, Wiseman

menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang
beruntung dari yang sial:

1. Sikap terhadap peluang.

Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap
peluang. Mereka

lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan
peluang, dan

bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini
dimungkinkan? Ternyata

orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih
rileks dan terbuka

terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih
terbuka terhadap

interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan
menciptakan

jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih
tegang sehingga

tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang
pemilik toko permata di

New

York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja
sewaktu berjalan di

depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita
memanggil pria di

sebelahnya: “Mr. Buffet!“ Hanya kejadian sekilas yang
mungkin akan

dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung.
Tapi Helzber berpikir

lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata
adalah Warren Buffet,

salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia
berpeluang menawarkan

jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera
menyapa pria di

sebelahnya,

dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet.
Perkenalan pun terjadi dan

Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal
Warren Buffet,

berhasil

menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet,
face to face. Setahun

kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata
milik Helzberg.

Betul-betul beruntung.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.

Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan
intuisi daripada logika.

Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang
beruntung ternyata

sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati
nurani” (intuisi)

daripada hasil otak-atik angka yang canggih.
Angka-angka akan sangat

membantu, tapi final decision umumnya dari “gut
feeling“. Yang barangkali

sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani
tadi akan sulit

kita

dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak
berkesudahan.

Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk
mempertajam intuisi

mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada
kondisi mental yang

tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih
mudah diakses. Dan

makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin
tajam.

Banyak teman saya yang bertanya, “mendengarkan
intuisi” itu bagaimana?

Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita
melakukan sesuatu?

Wah,

kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau
tiba2 mendengar suara

yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.
Karena ini

subtektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger
suara. Tapi kalau

pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering
muncul dalam berbagai

bentuk, misalnya:

– Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami.
“Gue kok tiba2 deg-deg

an ya, mau dapet rejeki kali”, semacam itu. Badan kita
sesungguhnya sering

memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan.
Misalnya Anda kok

tiba2

meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja
kalau tiba2 meriang

lagi.

– Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan
sesuatu yang lain

ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang
pernah saya alami.

Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa
tiba-tiba excited

setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu.
Beberapa tahun kemudian

saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih
terjadi untuk beberapa

hal lain.

– Isyarat dari luar. “Follow the omen” demikian kalau
kata Paulo Coelho di

buku the Alchemist. Baca “isyarat2” dari luar yang
datang pada Anda. Saya

juga beberapa kali mengalami. Misalnya pernah saja
tiba2 di TV saya kok

merasa sering melihat iklan suatu perusahaan tertentu,
kemudian ketemu

teman kok membicarakan perusahaan itu lagi, di jalan
melihat iklan

perusahaan tadi. Belakangan perusahaan tadi ternyata
menjadi klien saya.

Jadi kalau akhir2 ini Anda sering berpapasan dengan
Mercedez S Class dua

pintu, barangkali itu suatu pertanda.

3. Selalu berharap kebaikan akan datang.

Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap
kehidupan. Selalu

berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang
kepadanya. Dengan sikap

mental

yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang
menimpa mereka, dan

akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang
lain. Coba saja Anda

lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang
sukses yang Anda kenal,

bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan
menceritakan optimisme

dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.

Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi
buruk dan

merubahnya

menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu
ada sisi baiknya.

Dalam

salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk
membayangkan sedang

pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu
kawanan perampok

bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi
mereka. Reaksi orang

dari kelompok sial umunya adalah: “wah sial bener ada
di tengah2

perampokan

begitu”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya
adalah: “untung saya

ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk
media dan dapet

duit“. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya
untung terus. Mereka

dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk
dan merubahnya menjadi

keberuntungan.

Sekolah Keberuntungan.

Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan
membuka Luck

School.

Saya yakin Anda semua sudah beruntung dan tidak perlu
bersekolah di Luck

School. Tapi ada baiknya mengintip sedikit, latihan2
apa yang diberikan di

Luck School .

Salah satu yang menonjol dari orang sial adalah betapa
mereka sering

mengabaikan hal-hal yang positif di sekitar mereka.
Misalnya salah satu

pasien Prof Wiseman, adalah seorang wanita single
parent, yang sangat

sial.

Ketika diminta menceritakan hidupnya akan segera
nyerocos menceritakan

setiap detil kesialannya. Betapa sulitnya memperoleh
pasangan, sudah

ketemu

pria yang cocok tapi si pria jatuh dari motor, di lain
kesempatan si pria

jatuh dan patah hidungnya, sudah hampir menikah,
gereja nya terbakar, dan

sebagainya. Pokoknya benar2 sial. Padahal, dalam
setiap interview, si

wanita datang membawa 2 orang anak yang sangat lucu2
dan sehat. Sebagian

besar dari kita akan merasa sangat beruntung memiliki
2 anak tadi. Tapi

tidak bagi si wanita sial tadi. Karena 2 anak lucu
tadi tidak ada dalam

pikiran si wanita, yang otaknya sudah penuh dengan
“kesialan”.

Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam
itu adalah dengan

membuat “Luck Diary“, buku harian keberuntungan.
Setiap hari, wanita tadi

harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang
terjadi. Mereka

dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya
mungkin sulit, tapi

begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan,
besok-besoknya akan

semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg
mereka tuliskan. Dan

ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky
Diary mereka, semakin

mereka akan sadari betapa mereka beruntung. Dan sesuai
prinsip “law of

attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka
beruntung, maka

semakin banyak lagi lucky events yang datang pada
hidup mereka.

Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata
semua orang juga bisa

beruntung. Termasuk Anda.

Siap mulai menjadi si Untung? First Open your Mind and
Enjoy your life.

Passive Income Pola Pikir Abad 21

Lama ga tulis artikel di SoYoung,  untuk membangun mental manusia yang benar, saya sedikit crita d.

Dari idup gue, masa kecil gue paling susah, lahir di keluarga yg menengah kebawah tidak membuat gue menyerah.

Sejak kecil gue udah belajar mempelajari manusia, mana yang berhasil, mana yg gagal, dan pengalaman berjualan dari masa SD, SMP membuat pondasi kuat untuk gue. Apa sih rahasia orang bisa kaya ?

Apa karna bisa menjual ?

Gue pas kecil jualan duit abis-abis aja, kenapa ?

Ya karna masa kecil masih hobby main, beli barang2 konsumtif yang pada dasarnya tidak begitu penting. Sekedar Trend sesaat, kaset nintento, main dindong, jalan2, makan, nonton blablabla.

Ya ga salah, saat itu di enjoy juga 😉 tapi apa yg di dapat ?

Waktu berlalu, setelah ketemu Mentor dan belajar ama dia, gue di rubah mindset gue, untuk mengenal apa itu Passive Income.

Kata- kata Mentor gue yang selalu gue ingat,

“Sejago apapun lu cari duit, kalo ga bangun Passive Income, cepat lambat duitnya akan habis lagi buat pengeluaran lu”

Saya bertanya saat itu ? Apa hemat2 irit bisa buat gue kaya ?

Dia ketawa, dan berkata

“Tuh ibu-ibu rata-rata juga berhemat, tapi berapa % mereka yg kaya ?”

Yang bisa kaya katanya adalah ibu-ibu yg berhemat dan juga Proaktif membangun kekayaan nya / Aset lah.

Apa itu Aset ?

Wah rada malas jelasin teori, tapi Aset itu ya kira2 harta yg akan membuat lu tambah kaya dgn prinsip Passive Income.

Lalu apa Passive Income itu sebenarnya ?

Passive Income itu bisa banyak hal, secara garis besar adalah

Tanpa ada bekerja, menghasilkan duit untuk anda melebihi bunga bank.

Jadi menabung, deposito itu bukan Passive Income ?

Jawabannya ya 1/2 Passive Income lah. Kenapa 1/2 ?

Karena suku bunga bank sering kali kalah dengan inflasi.

Apa itu Inflasi ?

Wah udah kayak dosen Ekonomi gue hehehe, untuk jawaban yg ini anda harus cari di google, anda yg baca gue ajak proaktif juga.

Langkah awal untuk menjadi org Kaya ya ProAktif hahaha, rasain… emang enak, ga di sodorin :p

Nah apa dong solusinya ? Jika anda bertanya ?

Mulai lah berani, bergabung dgn bisnis2 yang bisa memberikan Passive Income.

Contohnya :

Yang modal 500ribu.

Yang modalnya 1.8 jt ke atas.

Yang modalnya 0 tapi harus aktif.

ProAktif tentunya lebih di sarankan daripada Pasif sama sekali,

Semua perintisan Passive Income harus di awali dengan keberanian Pro Aktif. Berani beresiko, bermain2 dengan Risk dan Reward.

Bangun Pondasi sekuat mungkin.

Kalo u masih bingung terus, ya pegangan, gempa effect kali,

Anda bebas konsultasi dengan gue seputar Passive Income, chat aja pas YM gue online.

Forex Profesional Consultant

Salam Jagoan

Suyanto Kim S Kom MbF

Nb. My Success is Your Success too… if you want Follow me step by step 😉